Tujuh Wilayah di Pinrang Masuk Calon Lokasi KNMP 2027, Tim Unismuh Makassar Lakukan Peninjauan
PINRANG — Tim Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) melakukan audiensi dan koordinasi bersama Dinas Perikanan Kabupaten Pinrang, Kamis, 5 November 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penyiapan dan penilaian calon lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2027 di Kabupaten Pinrang.
Kedatangan Tim KNMP Unismuh Makassar diterima langsung oleh Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Pinrang, A. Muh. Reza, S.Pi., bersama Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Pinrang, Muhammad Yusuf, S.Pi. Pertemuan tersebut membahas koordinasi penyiapan calon lokasi, pertukaran informasi mengenai potensi perikanan daerah, serta dukungan data yang dibutuhkan dalam proses identifikasi dan penilaian lokasi.
Audiensi dipimpin langsung oleh Manajer Program KNMP Unismuh Makassar, Dr. Ir. Hj. Andi Khaeriyah, M.Pd., IPU, didampingi Team Leader, Ir. Muhamad Ikbal, S.Pi., M.Si., IPM. Turut hadir Koordinator Kabupaten/Kota, Dr. Nadir, S.P., M.Si. dan Dr. Ir. Nurdin, M.M., serta Tim Administrasi dan Pelaporan Keuangan, Dr. Ir. Hj. Hikmah, S.Hut., M.Si., IPM. dan Muh. Ikmal Saleh, S.P., M.Si.
Koordinasi ini bertujuan memperoleh gambaran awal mengenai kondisi wilayah pesisir, aktivitas masyarakat nelayan, potensi kelautan dan perikanan, kelembagaan kelompok perikanan, serta sarana dan prasarana pendukung. Informasi dari Dinas Perikanan menjadi bahan penting bagi tim dalam menentukan fokus pemeriksaan dan pelaksanaan survei di lapangan.

Foto Produk hasil perikanan di kabupaten pinrang
Tinjau Tujuh Calon Lokasi KNMP di Kabupaten Pinrang
Setelah melaksanakan audiensi, Tim KNMP Unismuh Makassar melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi tujuh titik yang menjadi calon lokasi pembangunan KNMP Tahun 2027 di Kabupaten Pinrang. Ketujuh titik tersebut tersebar di lima kecamatan, yaitu:
- Ujung Labuang, Kecamatan Suppa.
- Lotang Salo, Kecamatan Suppa.
- Wiringtasi, Kecamatan Suppa.
- Mattirotasi, Kecamatan Mattirosompe.
- Langnga, Kecamatan Mattirosompe.
- Sabbang Paru, Kecamatan Lembang.
- Maroneng, Kecamatan Duampanua.
Kunjungan lapangan ini dilakukan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi masing-masing wilayah yang menjadi calon lokasi KNMP. Aspek yang menjadi perhatian meliputi aktivitas perikanan masyarakat, karakteristik kawasan pesisir, potensi ekonomi, aksesibilitas, kondisi infrastruktur, serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung kegiatan perikanan.
Peninjauan awal tersebut menjadi langkah penting untuk mencocokkan informasi administratif dengan kondisi faktual di lapangan. Dengan demikian, proses identifikasi dan penilaian calon lokasi dapat dilaksanakan secara lebih terarah, objektif, dan berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Foto Kapal Nelayan di Kabupaten Pinrang
Survei dan Penilaian Menjadi Dasar Rekomendasi kepada Satgas Pusat KNMP
Setelah kegiatan koordinasi dan kunjungan awal, proses penyiapan calon lokasi KNMP di Kabupaten Pinrang akan dilanjutkan melalui survei lapangan oleh tim surveyor dan fasilitator. Pelaksanaan survei dilakukan berdasarkan pembagian wilayah penugasan masing-masing yang telah ditetapkan oleh Tim KNMP Unismuh Makassar.
Dalam pelaksanaan program ini, Tim KNMP Unismuh Makassar bertugas sebagai tim penilai dan fasilitator calon lokasi. Tanggung jawab tersebut mencakup identifikasi wilayah, pengumpulan data, verifikasi kondisi lapangan, serta penilaian terhadap potensi, kebutuhan, dan tingkat kesiapan setiap calon lokasi berdasarkan indikator dan ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Hasil survei, verifikasi, dan penilaian selanjutnya akan disusun dalam bentuk laporan dan disampaikan kepada Satuan Tugas (Satgas) Pusat KNMP Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Laporan tersebut menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam proses pengambilan keputusan terkait kelayakan calon lokasi pembangunan KNMP Tahun 2027.
Dengan demikian, penilaian yang dilakukan oleh Tim KNMP Unismuh Makassar bukan merupakan keputusan akhir mengenai penetapan lokasi pembangunan. Kewenangan untuk menentukan kelayakan dan menetapkan calon lokasi sebagai lokasi pembangunan KNMP Tahun 2027 berada pada Satgas Pusat KNMP Kementerian Kelautan dan Perikanan sesuai mekanisme dan ketentuan program yang berlaku.
Melalui proses survei tersebut, diharapkan diperoleh gambaran komprehensif mengenai kondisi faktual setiap calon lokasi, mulai dari potensi wilayah, kebutuhan masyarakat nelayan, kesiapan infrastruktur, kelembagaan, hingga dukungan pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Hasil penilaian yang objektif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi bagian penting dalam mendukung proses pengambilan keputusan oleh Satgas Pusat.
Melalui koordinasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Pinrang dan peninjauan tujuh calon lokasi, Tim KNMP Unismuh Makassar berkomitmen melaksanakan seluruh tahapan penilaian dan fasilitasi secara sistematis, profesional, dan berbasis data. Upaya ini diharapkan dapat mendukung penyiapan kawasan perikanan yang sesuai dengan potensi wilayah dan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong penguatan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui Program Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2027.
Program ini berkaitan dengan SDGs, khususnya SDG 14 Ekosistem Laut dengan upaya Melestarikan dan Memanfaatkan Laut, Samudera dan Sumber daya kelautan secara berkelanjutan.
Sustainable Development Goals
Berita Terkait
Prestasi Dosen Budidaya Perairan Unismuh Makassar, Perkuat Komitmen terhadap Mutu Pendidikan Tinggi
Dr. Jumiati Lulus Asesor LAM PTIP 2026, Agribisnis Unismuh Perkuat Komitmen Mutu Akademik
Aktif Berorganisasi dan Menulis Ilmiah, Elsa, S.Pi Jadi Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian Unismuh Makassar 2026