Kerjasama BERITA KAMPUS PENGABDIAN MASYARAKAT SULAWESI NASIONAL • 75 dibaca

Matangkan Persiapan, Tim KNMP 2027 Unismuh Ikuti Pembekalan dan Pelatihan Bersama SATGAS KNMP Kementrian Kelautan dan Perikanan

Matangkan Persiapan, Tim KNMP 2027 Unismuh Ikuti Pembekalan dan Pelatihan Bersama SATGAS KNMP Kementrian Kelautan dan Perikanan

MAKASSAR — Tim Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) mengikuti kegiatan Pembekalan Mitra Pembangunan dalam Penyiapan dan Perencanaan Calon Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2027 yang diselenggarakan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kegiatan ini berlangsung pada 26–30 Oktober 2026 di Hotel Harper Perintis Makassar, Sulawesi Selatan.

Keikutsertaan Tim KNMP Unismuh Makassar merupakan bagian dari upaya mendukung penyiapan dan perencanaan calon lokasi KNMP 2027. Dalam pelaksanaan program tersebut, Tim KNMP Unismuh Makassar mendapatkan tanggung jawab untuk menangani 10 titik calon lokasi yang tersebar di Kota Parepare dan Kabupaten Pinrang.

Pembekalan ini bertujuan menyamakan pemahaman para mitra pembangunan mengenai standar, tahapan dan prosedur penyiapan calon lokasi. Materi yang diberikan mencakup identifikasi, survei, penilaian, serta fasilitasi kesiapan lokasi sebagai dasar penyusunan perencanaan pengembangan kawasan.

Penilaian Calon Lokasi Berbasis Potensi dan Kebutuhan Wilayah

Dalam materi pembekalan, Satgas KNMP menegaskan bahwa pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih harus didasarkan pada kebutuhan masyarakat dan potensi masing-masing wilayah. Setiap calon lokasi perlu melalui proses identifikasi dan penilaian secara sistematis untuk memastikan kesesuaiannya dengan rencana pengembangan kawasan.

Proses penyiapan calon lokasi KNMP dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu identifikasi dan penyiapan calon lokasi, survei dan penilaian, fasilitasi kesiapan, serta perencanaan pengembangan KNMP. Keempat tahapan tersebut menjadi landasan dalam menentukan prioritas lokasi secara objektif dan terukur.

Satgas KNMP juga memperkenalkan kerangka penilaian calon lokasi yang mencakup empat dimensi utama, yakni kebutuhan, potensi kelautan dan perikanan, kesiapan lokasi serta keberlanjutan dan akses. Kerangka tersebut menggunakan 15 indikator untuk menilai kelayakan dan menentukan prioritas calon lokasi.

Hasil penilaian selanjutnya digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan kesenjangan kesiapan di setiap wilayah. Berdasarkan hasil tersebut, tim akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kebijakan guna mendukung pemenuhan kebutuhan calon lokasi sebelum memasuki tahap perencanaan teknis.

Selain itu, Satgas KNMP juga menekankan pentingnya penggunaan sistem digital dalam pengelolaan data lapangan. Sistem ini mencakup dokumentasi kegiatan, koordinat lokasi, bukti pendukung, dan hasil penilaian. Pemanfaatan sistem digital diharapkan dapat meningkatkan keterpaduan data, mempermudah proses verifikasi, serta memperkuat pengendalian mutu dalam penyiapan calon lokasi.

KNMP Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir

Program Kampung Nelayan Merah Putih diarahkan untuk mengembangkan kawasan ekonomi masyarakat pesisir yang produktif, terintegrasi, inklusif dan berkelanjutan. Pengembangannya tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur perikanan, tetapi juga meliputi penguatan kegiatan ekonomi, kelembagaan, pengolahan hasil perikanan, pemasaran, serta pemberdayaan masyarakat.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan kawasan pesisir yang sesuai dengan karakteristik wilayah sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan perencanaan yang tepat, pembangunan kawasan diharapkan mampu meningkatkan keterhubungan antara kegiatan produksi perikanan, pengolahan hasil, dan akses pasar.

Bagi Tim KNMP Unismuh Makassar, penanganan 10 calon lokasi di Kota Parepare dan Kabupaten Pinrang memerlukan proses pengumpulan data, verifikasi kondisi lapangan dan koordinasi lintas pemangku kepentingan. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa perencanaan pengembangan kawasan didasarkan pada kondisi faktual, kebutuhan masyarakat, dan potensi kelautan serta perikanan setempat.

Tim KNMP Unismuh Makassar

Dalam pelaksanaan kegiatan penyiapan calon lokasi KNMP 2027, Tim KNMP Unismuh Makassar terdiri atas unsur manajer program, koordinator wilayah, administrasi dan pelaporan, serta surveyor dan fasilitator. Susunan tim tersebut adalah sebagai berikut.

Manajer Program

Dr. Ir. Hj. Andi Khaeriyah, M.Pd., IPU

Tim Leader

Ir. Muhamad Ikbal, S.Pi., M.Si. IPM

Koordinator Kabupaten

  1. Dr. Nadir, S.P., M.Si.
  2. Dr. Ir. Nurdin, M.M.

Administrasi Keuangan dan Pelaporan Kegiatan

  1. Dr. Ir. Hj. Hikmah, S.Hut., M.Si., IPM.
  2. Ir. Akmaluddin, S.Pi., M.Si., IPM.
  3. Muh. Ikmal Saleh, S.P., M.Si.

Surveyor dan Fasilitator

  1. Dr. Abdul Malik, S.Pi., M.Si.
  2. Dr. Ir. Murni, S.Pi., M.Si., IPP.
  3. Dr. Asni Anwar, S.Pi., M.Si.
  4. Dr. Ir. Darmawati, M.Si., MCE.
  5. Dr. H. Burhanuddin, S.Pi., M.P.
  6. Dr. Ir. Jumiati, S.P., M.M., IPM., MCE.
  7. Dr. Ir. Akbar, S.P., M.Si., IPM. QPOA
  8. Dr. Ardi Rumallang, S.P., M.M., IPP.
  9. Firmansyah, S.P., M.Si.,
  10. Ardiansyah Rusmadi, S.Pi., M.Si.

Melalui pembekalan ini, Tim KNMP Unismuh Makassar diharapkan dapat melaksanakan tahapan survei, verifikasi, penilaian, dan fasilitasi kesiapan secara terencana dan berbasis data. Koordinasi dengan pemerintah daerah serta pemangku kebijakan setempat akan menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan setiap calon lokasi.

Keterlibatan Unismuh Makassar dalam program KNMP 2027 sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan khususnya di Sulawesi selatan. Melalui pendekatan ilmiah, kolaborasi, dan pemanfaatan data lapangan, penyiapan calon lokasi di Kota Parepare dan Kabupaten Pinrang diharapkan dapat mendukung pengembangan kawasan pesisir yang berdaya saing dan berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat nelayan dan pesisir secara lebih luas.


Program ini berkaitan dengan program SDGs, Khususnya SDG 1 Tanpa Kemiskinan yang mendorong peningkatan ekonomi masyarakat pesisir dan nelayan. SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan dengan upaya meningkatkan akses pasar dan lapangan pekerjaan melalui KNMP. SDG 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur dengan membangun infrastruktur tangguh, industri berkelanjutan dan mendorong inovasi dan riset. SDG 11 Kota dan Pemukiman Berkelanjutan dengan Membuat pemukiman yang aman dan inklusif, tangguh dan berkelanjutan di Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih.


Sustainable Development Goals

SDG 1
SDG 1 Tanpa Kemiskinan
SDG 8
SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
SDG 9
SDG 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur
SDG 11
SDG 11 Kota dan Permukiman Berkelanjutan
Bagikan: Facebook Twitter WhatsApp