Mahasiswa KKP Fakultas Pertanian Unismuh Makassar Posko 08 Gelar Seminar Program Kerja di Desa Libureng
LIBURENG – Mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar), Fakultas Pertanian, Posko 08 Desa Libureng, menggelar Seminar Program Kerja di Aula Kantor Desa Libureng, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk memperkenalkan sekaligus memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan selama menjalankan KKP di tengah masyarakat.
KKP Posko 08 Desa Libureng terdiri atas sembilan mahasiswa dari tiga program studi di Fakultas Pertanian Unismuh Makassar, yaitu Agribisnis, Kehutanan, dan Budidaya Perairan. Keberagaman latar belakang keilmuan tersebut menjadi modal bagi mahasiswa dalam menyusun program kerja yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat Desa Libureng.
Seminar Program Kerja tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Libureng Rahmatullah, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Reni Fatmasari Syafruddin, SP., M.Si., Koordinator Desa (Kordes) Andi Muh. Alif, perangkat desa, penyuluh kehutanan, mahasiswa KKP Posko 08, serta masyarakat Desa Libureng.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diwarnai dengan diskusi mengenai rencana pelaksanaan program kerja. Kehadiran pemerintah desa, penyuluh kehutanan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi serta sinergi agar setiap program yang dirancang dapat berjalan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Kordes Dorong Kolaborasi dengan Masyarakat
Koordinator Desa KKP Posko 08, Andi Muh. Alif, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan serta dukungan Pemerintah Desa Libureng dan masyarakat terhadap kehadiran mahasiswa KKP.
Ia berharap seluruh program kerja yang telah disusun dapat terlaksana melalui kerja sama yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Kami berharap selama berada di Desa Libureng, kami tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga dapat belajar, berbaur, dan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Semoga kegiatan yang kami laksanakan dapat memberikan manfaat bagi Desa Libureng,” ujar Andi Muh. Alif.
DPL Tekankan Pentingnya Adaptasi dan Pengabdian
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Reni Fatmasari Syafruddin, SP., M.Si., menekankan bahwa KKP merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama berada di bangku kuliah sekaligus belajar secara langsung dari masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan KKP tidak hanya ditentukan oleh terlaksananya program kerja, tetapi juga kemampuan mahasiswa dalam beradaptasi dan membangun komunikasi dengan masyarakat.
“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana mahasiswa mampu beradaptasi, berkomunikasi, bekerja sama dengan masyarakat dan menghargai adat istiadat desa setempat,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar setiap kegiatan senantiasa dikoordinasikan dengan pemerintah desa serta menjaga etika dan nama baik Universitas Muhammadiyah Makassar selama menjalankan KKP.
Kepala Desa Sambut Baik Kehadiran Mahasiswa
Kepala Desa Libureng, Rahmatullah, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKP Posko 08 di wilayahnya. Ia berharap mahasiswa dapat berbaur dan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat selama menjalankan program kerja.
“Jangan merasa sebagai orang luar ketika berada di desa. Berbaurlah dengan masyarakat, karena dari masyarakat juga mahasiswa bisa mendapatkan banyak pengalaman dan pembelajaran,” ujar Rahmatullah.
Ia juga meminta mahasiswa untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah desa apabila menghadapi kendala dalam pelaksanaan kegiatan.
Paparkan Tujuh Program Kerja
Dalam Seminar Program Kerja tersebut, mahasiswa KKP Posko 08 memaparkan tujuh program kerja yang disusun berdasarkan hasil observasi serta koordinasi bersama pemerintah desa.
Ketujuh program tersebut meliputi:
- Pendampingan legalitas usaha produk gula semut melalui pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB);
- Pelatihan pengolahan abon ikan;
- Pembuatan peta fasilitas umum desa;
- Identifikasi dan pemetaan titik lokasi usulan TORA;
- Pemasangan plang penunjuk arah Destinasi Wisata Goa Libureng;
- Program Jum’at Bersih;
- Belajar Mengaji Al-Qur’an (BTQ).
Rangkaian program tersebut dirancang dengan mempertimbangkan potensi dan kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi bentuk implementasi ilmu mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan yang dimiliki.
Seminar Program Kerja menjadi langkah awal bagi KKP Posko 08 Fakultas Pertanian Unismuh Makassar dalam membangun kolaborasi dan melaksanakan pengabdian di Desa Libureng. Dukungan pemerintah desa dan masyarakat diharapkan dapat menjadi kekuatan dalam memastikan setiap program berjalan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.
Melalui semangat kolaborasi, pengabdian, dan pemberdayaan masyarakat, mahasiswa KKP Posko 08 Desa Libureng diharapkan tidak hanya mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga melalui proses belajar dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Sustainable Development Goals
Berita Terkait
Lompo Riaja Jadi ‘Laboratorium’ Pengabdian: 10 Mahasiswa Unismuh Makassar Siapkan 8 Program Kerja
21 Aug 2026
Dari Abon Putty hingga Sekolah Peduli Hutan, Mahasiswa KKP Pancana Bawa 7 Program untuk Masyarakat
21 Aug 2026
Kaprodi Ilmu Pemerintahan Unismuh Soroti Tantangan Pj Gubernur Sulsel Fadjry Djufry
08 Jan 2025