Tekan Hama Penggerek Batang Padi, Mahasiswa KKP 08 Unismuh Makassar Ajarkan Petani Membuat Pestisida Nabati
KKP Posko 08 Desa Libureng, 21 September 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) Posko 08 Desa Libureng, Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar, melaksanakan Seminar dan Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati pada Senin (21/9/2026) di Dusun Ulo, Desa Libureng. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja KKP yang bertujuan meningkatkan pengetahuan petani dalam mengendalikan hama penggerek batang pada tanaman padi melalui pemanfaatan pestisida nabati.
Pemilihan tema tersebut didasarkan pada kondisi Desa Libureng yang mayoritas masyarakatnya membudidayakan tanaman padi. Hama penggerek batang merupakan salah satu hama yang sering menyerang tanaman padi dan berpotensi menurunkan hasil panen. Oleh karena itu, mahasiswa KKP memperkenalkan pestisida nabati sebagai salah satu alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan serta dapat dibuat dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang tersedia di sekitar masyarakat.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKP tidak hanya memberikan pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mendorong petani untuk mengenal pendekatan pengendalian hama yang dapat diterapkan secara lebih mandiri di tingkat rumah tangga dan lahan pertanian. Pemanfaatan bahan alami di sekitar lingkungan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya diversifikasi metode pengendalian hama, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan dalam kegiatan budidaya tanaman padi.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai hama penggerek batang padi, dampaknya terhadap produktivitas tanaman, serta teknik pembuatan dan penggunaan pestisida nabati. Selanjutnya, peserta mengikuti praktik langsung pembuatan pestisida nabati sehingga dapat memahami tahapan pembuatannya dan memiliki pengalaman untuk mengaplikasikannya secara mandiri di lahan pertanian masing-masing.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi praktik berlangsung. Petani tidak hanya mengikuti proses pembuatan, tetapi juga aktif berdiskusi mengenai kondisi hama yang selama ini ditemukan di areal persawahan. Interaksi tersebut menjadi ruang pertukaran pengetahuan antara mahasiswa dan masyarakat, sehingga kegiatan KKP tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi berkembang menjadi proses belajar bersama berdasarkan pengalaman dan kondisi nyata di lapangan.

Kepala Dusun Ulo mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKP Posko 08 atas pelatihan yang sangat bermanfaat ini. Semoga ilmu yang diberikan dapat diterapkan oleh para petani untuk mengendalikan hama pada tanaman padi sehingga hasil panen semakin baik dan pertanian di Desa Libureng menjadi lebih ramah lingkungan,” ujarnya.
Bagi mahasiswa KKP Posko 08, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengetahuan dan inovasi pertanian yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran mahasiswa di tengah petani juga menjadi kesempatan untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama berada di bangku perkuliahan sekaligus memahami berbagai persoalan pertanian yang dihadapi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKP Posko 08 Desa Libureng berharap pengetahuan yang diberikan dapat menjadi salah satu alternatif bagi petani dalam mengendalikan hama penggerek batang pada tanaman padi serta mendukung penerapan praktik pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa program KKP Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program kerja, tetapi juga diarahkan untuk membangun kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, inovasi, serta solusi yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Kegiatan Pelatihan ini berkaitan dengan program SDGs, Terkhusus SDG 2 Tanpa Kelaparan dengan membantu petani mewujudkan ketahanan pangan, gizi yang baik dan pertanian berkelanjutan, serta SDG 12 Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab dengan penggunaan bahan ramah lingkungan sebagai pestisida alami untuk memberantas hama penyakit tanaman padi.
Sustainable Development Goals
Berita Terkait
Dorong Legalitas Usaha Lokal, Mahasiswa Unismuh Posko 08 Dampingi Kelompok Tani Gula Semut Desa Libureng Urus NIB
Pengajian dan Dialog Akademik, Rektor Unismuh Tekankan Pentingnya Sinergi dalam Mengemban Amanah
Jelang Semester Baru, Fakultas Pertanian Unismuh Gelar Dialog Akademik Perkuat Sinergi dan Kinerja Sivitas Akademika