Pengumuman Kerjasama BERITA UTAMA SEPUTAR KAMPUS NASIONAL • 25 dibaca

Dukung Kemajuan Sektor Perikanan, FAPERTA Unismuh Jalin Kerjasama dengan KKP pada Program KNMP 2027

Dukung Kemajuan Sektor Perikanan, FAPERTA Unismuh Jalin Kerjasama dengan KKP pada Program KNMP 2027

JAKARTA — Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) mengambil bagian dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan melalui Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2027 yang digagas oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap.

Program KNMP merupakan salah satu upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pengembangan kawasan perikanan yang lebih modern, mandiri, dan berdaya saing. Program ini diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari kegiatan penangkapan ikan, budi daya perikanan, pengolahan hasil perikanan, hingga pengembangan wisata pesisir.

Keterlibatan Fakultas Pertanian Unismuh Makassar dalam program ini ditandai dengan kehadiran Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Ir. Hj. Andi Khaeriyah, M.Pd., IPU, bersama Wakil Dekan I, Dr. Nadir, S.P., M.Si., yang membidangi program kerja sama fakultas pada kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis–Ahad, 22–25 Oktober 2026, di Hotel Aone, Jalan K.H. Wahid Hasyim No. 80, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

Penandatanganan PKS tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan pembangunan KNMP Tahun 2027, sebagaimana diarahkan dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2026 tentang Percepatan Pembangunan dan Operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih.

Manajer program KNMP Fakultas Pertanian Unismuh Makassar, Dr. Ir. Hj. Andi Khaeriyah, M.Pd., IPU menjelaskan bahwa setelah penandatanganan PKS, tim KNMP Fakultas Pertanian Unismuh Makassar yang terdiri atas Manajer Program, Leader, Tim Administrasi, dan Tim Surveyor dijadwalkan mengikuti pelatihan (training) di Hotel Harper Makassar pada 26–31 Oktober 2026. Pelatihan ini dilaksanakan secara serentak di setiap provinsi yang telah ditunjuk oleh Satgas KNMP pusat. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh tim yang terlibat memahami tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing sehingga pelaksanaan Program Kampung Nelayan Merah Putih dapat berjalan secara terarah, terkoordinasi, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Dalam draft perjanjian kerjasama tersebut dijelaskan bahwa “Perjanjian Kerja Sama ini bertujuan untuk memperkuat pendataan perikanan tangkap di lokasi pendaratan ikan melalui sinergi antara Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap dengan Perguruan Tinggi guna memperoleh data perikanan tangkap yang akurat”. Kemudian ruang lingkup perjanjian kerja sama ini meliputi beberapa hal diantaranya :

  1. Pengumpulan data hasil tangkapan dan data biologi ikan;
  2. Pengolahan dan analisis data hasil tangkapan dan data biologi ikan;
  3. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program magang, praktik kerja lapangan, atau pengabdian kepada masyarakat;
  4. Penelitian yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya ikan;
  5. Penyebaran ilmu pengetahuan dan publikasi ilmiah hasil kegiatan pendataan dan penelitian; dan
  6. Penguatan pengelolaan sumber daya ikan di Unit Pengelola Perikanan (UPP) Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP).


Melalui program ini, pemerintah menargetkan penguatan kapasitas berbagai kelompok masyarakat pesisir, meliputi nelayan, pembudidaya perikanan, pelaku usaha pengolahan hasil perikanan, serta pengelola wisata pesisir. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi perikanan yang terintegrasi, sehingga potensi sumber daya kelautan dan perikanan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Partisipasi Fakultas Pertanian Unismuh Makassar menjadi peluang untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Melalui kompetensi akademik, sumber daya manusia, serta pengalaman di bidang pertanian dan perikanan, fakultas diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan program yang berorientasi pada peningkatan kapasitas masyarakat dan pengembangan ekonomi pesisir.

Dengan keterlibatan dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih, Fakultas Pertanian Unismuh Makassar diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendorong pembangunan perikanan yang berkelanjutan. Kolaborasi ini menjadi peluang untuk menghubungkan kompetensi akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat, sehingga pengembangan sektor kelautan dan perikanan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penguatan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pesisir.


Program ini berkaitan dengan program SGDs, khususnya SDG 1 Tanpa Kemiskinan, melalui upaya peningkatan ekonomi masyarakat pesisir dan pelaku perikanan secara umum, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui upaya menghadirkan lapangan pekerjaan dan peningkatan pendapatan pelaku usaha perikanan, SDG 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui upaya membangun industri perikanan dengan pengembangan inovasi sarana dan prasarana yang menunjang industri perikanan, SDG 14 Ekosistem Laut dengan upaya melestarikan dan memanfaatkan laut, samudra dan sumber daya kelautan secara berkelanjutan.

Sustainable Development Goals

SDG 1
SDG 1 Tanpa Kemiskinan
SDG 8
SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
SDG 9
SDG 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur
SDG 14
SDG 14 Ekosistem Lautan
Bagikan: Facebook Twitter WhatsApp